Carla terbangun dengan napas pendek. Dadanya naik turun pelan, kepalanya terasa berat, dan seluruh wajahnya seperti ditarik ke belakang oleh rasa nyeri yang menekan. Ia mengerang kecil. “Ah…” Seorang perawat langsung mendekat. “Tenang, jangan bergerak dulu.” Carla membuka mata setengah. “Operasi…?” “Sudah selesai,” jawab perawat itu lembut. “Berhasil.” Carla memejamkan mata kembali. Bibirnya bergetar, lalu membentuk senyum tipis. “Bagus…” bisiknya. “Bagus…” Perawat membantu menyesuaikan posisi bantal. “Dokter akan datang sebentar lagi.” Carla mengangguk pelan. Di kepalanya hanya ada satu kalimat yang terus berputar. *Aku aman. Matteo tidak akan pernah menemukanku.* --- Beberapa jam kemudian, dokter berdiri di sisi ranjang. “Bagaimana perasaan Anda?” Carla membuka mata. “

