57

1203 Kata

Memasuki minggu ke-enam belas, ada satu hal yang berubah secara signifikan di rumah tangga Rey dan Lova. Perut Lova mulai membuncit. Tidak besar. Baru seperti ada yang meletakkan bola tenis kecil di balik bajunya. Tapi bagi Rey, itu adalah salah satu hal terindah yang pernah dia lihat seumur hidupnya. Dan bagi Lova, itu adalah awal dari babak baru yang tidak dia sangka- sangka sebelumnya. Pagi itu Lova berdiri di depan cermin kamar dengan kaus oversized putih. Dia angkat sedikit ujung bajunya, menatap perutnya yang mulai terlihat membulat. Tangannya mengelus perlahan. Ini nyata. Ini benar-benar ada. Dia sedang menatap bayangan dirinya sendiri sambil senyum kecil ketika tiba -tiba muncul kepala Rey di pantulan cermin. Suaminya itu berdiri persis di belakangnya, menatap yang sama. "Uda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN