53

746 Kata

Satu bulan kemudian ... Lova menatap layar ponselnya dengan bingung. Kalender menstruasinya sudah terlambat hampir dua minggu. Biasanya siklus Lova sangat teratur, bahkan hampir tidak pernah telat sehari pun. "Mungkin karena stres pindahan dan adaptasi rumah baru," gumam Lova sambil meletakkan ponselnya di meja. Namun, beberapa hari terakhir ini Lova merasa ada yang aneh dengan tubuhnya. Payudaranya terasa lebih sensitif dari biasanya. Pagi ini, saat mencium aroma kopi kesukaan Rey, tiba-tiba perutnya mual dan Lova hampir muntah. "Sayang, kamu kenapa?" tanya Rey khawatir melihat Lova yang tiba-tiba menutup hidungnya dan berlari ke kamar mandi. Lova hanya menggeleng sambil menahan mual. Ia duduk di pinggir bathtub sambil menarik napas panjang. Rey mengikuti Lova ke kamar mandi dan men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN