CHAPTER 42 – TRUTH II "Apa?!" Liam memekik kaget. Jessy juga merasakan hal yang sama.B ukan apa-apa, ia pikir tipe wanita idaman Dave adalah yang lemah lembut, anggun dan keibuan. Jauh sekali dengan Alleta yang sangat blak-blakan. Dave pun tak kalah kaget dengan pernyataan Alleta. Bukan, bukan tentang status hubungan mereka, tetapi lebih kepada status rupa Dave yang membuat pria itu kaget setengah mati. Buruk rupa katanya? Yang benar saja! "Bagaimana bisa?" tanya Liam lagi, masih belum bisa mempercayai fakta yang baru didengarnya ini. Bertubi-tubi kenyataaan yang terkuak saat ini benar-benar membuatnya merasa dipermainkan. Tak ayal semua ini membuat perasaannya menjadi campur aduk. Marah, sedih, kesal dan kecewa, tetapi jangan lupakan perasaan bahagia yang paling meluap saat ini

