Ternyata begini rasanya tak diharapkan. Jujur, rasanya lebih menyakitkan daripada saat berharap, tetapi tak kunjung mendapat kepastian. Rasanya benar-benar membuatku ingin mengakhiri semuanya segera. Namun, pertanyaannya adalah, apa aku sanggup kandas untuk yang kedua kalinya dengan laki-laki yang teramat kucintai? Tapi jika hanya dia yang mengharapkanku, bukankah kedepannya juga akan sangat berat? Harusnya aku tidak kaget soal ini. Jelas-jelas saat di Jogja aku mencium bau-bau sesuatu dari gerak-gerik Tasya. Dia terlihat senyaman itu dengan Mas Rivan, pasti dia sudah tahu kalau orang tuanya akan menjodohkan mereka. Belum lagi, dosen Mas Rivan yang sering minta Mas Rivan ke Jogja. Kenapa aku sepolos itu hanya mengira kalau mereka berhubungan karena keinginan Mas Rivan untuk S3? Pasti le