Setelah kenyang memakan bubur kacang hijau, Bima mengajak Liana untuk kembali ke apartemen. Makin malam udara makin terasa dingin, dan tidak baik bila terus berada di luar. Namanya cewek labil yang dipaksa dewasa karena sudah menikah, tetap saja sifat kekanakannya akan muncul di beberapa saat. Seperti saat ini contohnya, orang dewasa akan jalan sewajarnya, beda dengan Liana yang aneh, cewek itu berjalan sembari melompat-lompat dengan zig zag. Tadi Bima menggenggam tangannya, tapi entah kenapa Liana bisa melepasnya dan melompat-lompat dengan riang. Bima memijat pelipisnya dengan pelan, tidak mau menegur istrinya. Kalau dia menegur salah bicara sedikit, pasti Liana akan ngambek. Bima mengawasi gerak gerik Liana yang terus melompat sampai di koridor apartemen, setelah sampai di depan pintu