Jaran Goyang

1904 Kata

Pak Supir sampai tidak bisa berkata-kata karena jawaban dari Mawar cukup mengejutkannya. Dalam pikiran lelaki paruh baya itu, bagaimana bisa dijaman yang sudah serba canggih seperti ini masih ada saja orang bodoh yang memilih jalan pintas untuk kepentingan diri sendiri. Mobil terus melaju melewati berbagai macam tempat, bukan hanya sawah dan kebun tetapi juga makam yang berjejer rapi. Beberapa kali menelan ludah sambil memperhatikan sekeliling, bingung nanti bagaimana caranya ia pulang jika harus melewati tempat seperti ini. Mendadak menyesal karena sudah mengambil orderan yang mengerikan seperti ini. "Pak, fokus! Jika tidak, maka kita akan menabrak!" tegur Mawar membuat Pak supir mengerem mendadak. "Bu, nanti saya ini pulangnya bagaimana, ya Allah! Ini tempat seram sekali!" "Nanti akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN