Perkampungan Hitam

1608 Kata

Hari ini, Mawar berhasil melewatinya dengan penuh kegelisahan. Ia masih terus menunggu dengan sabar kedatangan suaminya yang sampai detik ini tidak bisa dihubungi. Bahkan, hari sudah sore pun namun tak juga terlihat batang hidung lelaki itu. Mawar mulai putus asa, ia benar-benar merasa takut jika sampai ditinggalkan oleh Gama. Ia sendiri tidak pernah punya pikiran, bagaimana nanti jika ditinggalkan oleh Gama, ia selalu berpikir bahwasannya bisa memiliki Gama seutuhnya tanpa harus berbagi. Dan itu artinya, Mawar harus melakukan hal yang lebih luar biasa nantinya. Ia terus saja mondar-mandir di dalam kamar berharap akan mendapatkan ide yang luar biasa, namun rasanya pikiran dia itu benar-benar buntu. Meminta bantuan pada Ibu, pasti berujung ke dukun. Sebenarnya, ia ingin mencoba kembali, na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN