Musim semi mulai melukis desa Saint-Véran dengan warna-warna yang lembut. Bunga-bunga liar merekah di sepanjang jalan kecil berbatu, dan aroma tanah basah menyambut pagi dengan kelembutan. Burung-burung bersenandung di antara dahan pohon ek, dan cahaya matahari mengintip malu-malu dari balik kabut tipis. Kaylana menata buket mawar di etalase toko bunganya. Tangan-tangannya lincah, seperti sudah menyatu dengan kelopak dan daun. Tapi matanya melirik ke arah luar jendela—ke arah dua sosok yang berdiri di seberang jalan. Virion dan Aurelia sedang memandikan anjing tetangga, seekor golden retriever tua bernama Louis. Aurelia tertawa terbahak-bahak saat Virion disemprot air oleh selang. Pria itu, yang dulu dikelilingi darah dan kematian, kini bersimbah sabun dan tawa anak kecil. Sungguh kontr

