Liana membelalakan matanya menatap tumpukkan uang yang tidak akan bisa selesai dihitung bahkan dalam seminggu. Namun, itu bukan satu-satunya hal yang membuat Liana terkejut. Di atas meja besar yang terletak di tengah ruangan, ada tumpukan dokumen yang terbuka, seolah menunggu untuk dibaca. Liana mendekat, matanya melotot sejenak. Di atas meja itu, tersusun rapi dokumen-dokumen yang menunjukkan segala bentuk transaksi kotor yang selama ini terjalin antara Virion dan beberapa individu yang dikenal dalam dunia bawah tanah. Informasi tentang penjualan bisnis ilegal, penggelapan dana, bahkan koneksi dengan berbagai kelompok kejahatan yang bekerja sama untuk menguasai pasar gelap, semuanya tercatat dengan rapi dalam dokumen-dokumen itu. Liana menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirin

