Liana baru saja berganti pakaian, mengenakan gaun mini yang diberikan oleh anak buah Virion. Gaun hitam ketat itu menonjolkan tubuh rampingnya, namun kesan elegan yang muncul dari pakaian itu berbanding terbalik dengan kekhawatiran yang berkecamuk di dalam dirinya. Ia terkejut mendengar suara tembakan yang bergema dari bawah, menembus kesunyian di sekitar gedung. Liana berhenti sejenak, matanya terfokus pada pintu yang mengarah ke ruangan bawah tanah. Suara tembakan itu semakin mempertegas dugaannya tempat ini menyimpan lebih banyak rahasia dari yang bisa ia bayangkan. Dengan langkah hati-hati, Liana berjalan menuju meja di sisi kamar, berusaha untuk tetap tenang. Namun, detak jantungnya berdegup kencang, menyadari bahwa ia berada semakin dekat dengan jawaban yang telah lama ia cari. Tib

