Deburan ombak bercampur dengan pasir putih yang beterbangan tertiup angin, mengantarkan dua pasang suami istri yang tengah di mabuk cinta, menjemput malam. Duduk tanpa alas, Zayn membiarkan sang istri menyandarkan kepala di dadanya. Pun sejalan dengan Zayn, sejak pertengkaran Albert dengan istrinya di kamar tadi, lelaki itu berubah menjadi lebih terbuka sekarang. Senyuman terus terkembang di bibir Albert, ia mulai menikmati setiap tingkah manja Naura padanya. "Kak, Kakak katakan saja jika aku melakukan sesuatu yang membuat Kakak risih atau tidak suka," ucap Naura, mengangkat kepalanya dari bahu Albert dengan wajah tertekuk. "Kenapa kau bilang begitu?" Albert menangkup wajah istrinya. "Takutnya Kakak nggak suka aku nempel-nempel sama kamu." Albert tersenyum, manis sekali. "Kau istriku

