106. Siasat

1799 Kata

Irene tengah mengawasi beberapa pekerja yang sedang menata dekorasi dalam gedung itu. Meja bundar dengan kursi berpita telah disusun rapi, dekorasi ruangan bernuansa biru yang dipadukan dengan silver itu nampak semarak dengan patung batu es di dekat pintu masuk. Air mancur buatan lengkap dengan kolam ikan kecil dikelilingi pot bunga berada tepat di belakang patung batu es. Gadis itu mengedarkan pandangannya, matanya menatap takjub dalam ruangan yang telah hampir selesai di dekor itu. Irene lantas berjalan menghampiri Naura yang terlihat sibuk memberikan instruksi pada pekerja bagian catering. "Naura, istirahatlah dulu! Jangan terlalu lelah, ingat kalau sekarang ada makhluk kecil yang bergantung padamu." "Iya, ini juga sudah selesai." "Duduklah dulu, bagaimana kalau kita makan siang? Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN