Naura masih terbaring lemah dengan wajah pucatnya akan tetapi senyuman yang membingkai wajahnya tak kunjung surut. Matanya mengawasi orang-orang yang masih memperebutkan putra pertamanya itu untuk digendong. Berawal dari Irene, kemudian Vernon tak sabar ingin menimangnya padahal bayi itu belum ada lima menit dalam gendongan Irene. Terakhir Zayn meskipun takut tapi sangat berminat untuk dapat merasakan bagaimana rasanya menggendong seorang bayi. "Terima kasih ya. Sungguh, aku tidak tahu harus mengucapkan kata apa lagi padamu. Aku sangat bahagia, dan semua ini berkatmu," bisik Albert, mengecup kening Naura lama. "Terima kasih juga aku ucapkan padamu Kak, terima kasih sudah menjadikan aku wanita yang paling bahagia di dunia. Terima kasih sudah menjadi suami siaga yang mendampingiku di segal

