Albert mengangguk. "Tiga." "Dua." "Satu." Kompak keduanya membuka pintu mobil, membuat orang yang berada tepat di depannya terjungkal. Selanjutnya, malam menjadi saksi pertarungan sengit yang terjadi di sana. Bagaimana Zayn dan Albert yang hanya berdua, berusaha melawan sepuluh orang dengan kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Zayn mengambil kesempatan dengan memukul satu per satu dari mereka. Pertikaian terus terjadi. Tetsui Uchi menjadi andalannya ketika berhasil membuat lawannya lemah. Telinga salah satu dari orang itu mengeluarkan darah usai Zayn melayangkan kepalan tangannya di sana. Albert pun tak tinggal diam, keahliannya menguasai Kisame Zuki tak dia sia-siakan. Lawannya dibuat tak berdaya saat kepala mereka dijadikan sasaran empuk olehnya. "Awas Zayn!" Albert menaikkan ka

