117. Tiga Kapal

1746 Kata

"Zayn." Zayn terkejut bukan main saat tiba-tiba istrinya datang dengan berderai air mata. "Kenapa menangis? Ada yang sakit?" Zayn memeriksa beberapa bagian tubuh Irene. "Tidak." "Lalu kenapa kau menangis?" "Bi Sasa, Zayn." "Kenapa dengan Bi Sasa? Sakitnya parah? Aku akan menyuruh Leo membawanya ke rumah sakit." "Bukan," sanggah Irene. "Lalu apa?" "Bi Sasa bilang mau berhenti kerja Zayn." Tangis Irene semakin pecah. "Apa? Apa aku tidak salah dengar?" "Kau saja terkejut, apa lagi aku." "Tenang ya, kita akan bahas ini nanti. Jangan menangis, aku takut bayi kita akan ikut sedih nanti," bujuk Zayn. "Janji Zayn, jangan biarkan Bi Sasa pergi dari sini." "Iya. Aku yang membawanya ke sini dulu, dia telah berjanji untuk setia padaku sebagai balasan karena aku telah menolongnya keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN