Setelah Bagas pergi, Ranu tinggal berdua bersama Wira. Mereka berdua memutuskan untuk menemui Banyu Adhiarja malam itu juga. Untungnya Banyu bersedia karena bisa membaca pentingnya hal yang akan dibahas. Di perjalanan, Wira mengemukakan tanda tanya yang mengganggu di hatinya. “Andai operasi tangkap tangan berhasil, apa menurut bapak, rencana AP terkait logam mulia tersebut akan tetap berjalan?” tanya Wira memastikan. “Dia bisa saja sudah merencanakannya dengan matang dan memiliki orang orang yang akan melakukannya. Jadi, meski berada di balik jeruji besi, rencana terkait penyebaran logam mulia ini bisa saja tetap terlaksana,” tegas Ranu. “Kita tunggu tindak lanjut Bagas berikutnya. Sekarang ini, kita laporkan semuanya pada Bapak Banyu.” “Baik,” Wira menjawab singkat. Keduanya tiba

