Drr… Drr… Ponsel Ranu berbunyi. Ia pun mengeceknya. Ada pesan masuk dari tim khusus yang mengawasi Adi Putra. AP sudah ada di tangan KPK. Media berkerumun di depan gedung kantor. Sepertinya tak lama lagi akan ada konferensi pers. Ranu menatap Banyu dengan serius, “Ada kabar berita.” Ia kemudian bergerak ke arah televisi yang ada di ruang kerja Banyu Adhiarja. Ranu pun menyalakannya, “Saya mendengar kalau operasi tangkap tangan berhasil. Media sudah berkerumun di Gedung Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi.” Banyu dan Wira menoleh ke arah televisi berada. “Kita tunggu konferensi pers nya.” Drr.. Drr… Ponsel Banyu berbunyi. Sadina menghubunginya. Mau tidak mau, ia harus mengangkatnya. Perasaannya mengatakan kalau telepon itu soal penangkapan Adi Putra. Dina : “Banyu.. Kamu harus

