BONGKAR FAKTA

1219 Kata

Dina menonton berita penangkapan sang ayah di televisi. Ia panik dan cemas. Di kamar tidurnya, Dina hanya bisa bergerak bulak balik tidak jelas. Drr.. Drr… Ponselnya berbunyi. Dina dengan cepat mengeceknya. Telepon tersebut dari Pengacara Hadinata, kuasa hukum yang ia tugaskan untuk mengecek Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi. Hadi : “Halo.” Dina : “Iya. Bagaimana papa?” Hadi : “Sudah terkonfirmasi kalau Bapak Adi memang menjadi tahanan KPK. Tapi saya belum bisa menemuinya. Saya sudah menunggu dari tadi, tapi sampai sekarang… Nihil.” Hadi : “Operasi Tangkap Tangan membuat situasinya sulit bagi bapak.” Dina : “Bapak Hadi bisa pulang dulu saja. Besok pagi mungkin bisa kembali ke Kantor KPK.” Hadi : “Iya rencana saya begitu. Yang saya dengar, besok akan ada konferensi pers kedua me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN