MULAI AKSI

1508 Kata

Banyu kemudian menatap orang kepercayaannya itu untuk membahas hal lain. “Dina.. Dia bisa menduga kalau Adi Putra hendak berbuat jahat pada Raditya Anggabaya. Pastikan kalau lelaki itu baik baik saja,” ucapnya. “Dan, minta dia untuk menutup mulutnya rapat rapat soal insiden yang terjadi. “Kita bongkar pada waktunya nanti.” “Baik,” Ranu mengangguk. Ia pun berpamitan pergi untuk segera menjalankan rencana yang diminta Banyu. Ia meminta Ganika untuk mengunjunginya di Adhiarja Tower. Karena tidak mungkin secara langsung menemui sahabat dari Jelita tersebut di kantornya, apalagi di tempat kos. Pembicaraan mereka membutuhkan kerahasiaan tinggi. Sehingga, ruangan kantornya adalah lokasi yang paling tepat. Tepat pukul dua belas lewat sepuluh menit siang hari itu, Ganika muncul di ruanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN