Ranu mulai membuka mulutnya. “Tidak ada rekaman,” Tegasnya sambil menatap Nimas. “Dan semua ini off the record. Tidak ada satupun pernyataan kami yang bisa kamu kutip dan tayangkan sebelum kami izinkan.” “Iya,” Nimas mengangguk. Ranu pun menceritakan segalanya. Namun satu hal tidak diungkapkannya, yaitu mengenai keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia hanya menyebutnya dengan istilah ‘pihak berwenang’. Nimas mengangguk angguk. Ia merasa senang telah mendapatkan begitu banyak informasi dan menjadi bahan penting dalam tulisannya. “Darimana kamu mendapatkan banyak informasi mengenai hal ini?” Tanya Ranu. Nimas menatap Banyu dengan ragu. Ia kemudian menoleh ke arah Ganika meminta persetujuannya. Temannya itu mengangguk sebagai tanda ‘aman’ untuk menceritakan segalanya. Nimas p

