Setelah fitting seragam ‘keluarga’ untuk keperluan foto, Banyu tidak ingin berlama lama lagi. Ia berpamitan pergi dengan alasan ada rapat penting. Adi Putra dan juga Sadina Parwati tidak menahannya. Banyu pun pergi tanpa kendala. Di dalam mobil, ia langsung bertanya pada Ranu, “Bagaimana?” “Mereka akan mengawasi aliran dana ke PT Putra Energi Bersama,” terang Ranu. “Selain itu, baru saja Bapak Pandu mengirimkan kabar terkini kalau mereka diam diam melakukan sadap aktivitas komunikasi Adi Putra. “Agar bisa memproses AP tanpa kendala dan langsung menahannya, mereka menargetkan operasi tangkap tangan.” Banyu mengangguk. “Artinya kita tidak lagi perlu bersusah susah melakukan lagi tindakan pengawasan. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi akan bergerak dengan sendirinya di waktu yang tepat

