Cukup lama mataku terfokus memandangi foto seorang wanita yang diberikan Alvin pada layar hapenya. Tak masuk akal dan memang sangat sulit dipercaya jika itu adalah… "Ini Tante...." Aku tak bisa melanjutkan ucapanku. "Yes, Merry adalah Tante Melia. Tapi gua harap lu tetap tutup mulut, Pras." "Lu sekarang hubungan dengan Tante Melia?" "Sepertinya gua masih waras, Pras. Gak mungkin gua mengkhianati Ghita. Gua juga masih punya moral untuk tidak mengkhianati Galang, termasuk Om Hermawan, suaminya Tante Melia yang juga ayah Ghita dan Gilang." "Vin, lu gak lagi ngeprank gua kan?" Aku masih benar-benar gak percaya. "Sekarang Tante Melia ngajak gua jalan ke Pelabuhan Ratu. Katanya, dia besok mau ada seminar dua hari di sana. Di hotel apa, gua lupa lagi," ucap Alvin tanpa menjawab pertanyaan