56. Gagal Makan Malam

2246 Kata

Nania tak bisa tidur. Saat ini ia terbaring di ranjang dengan selimut menutupi tubuh hingga setengah wajahnya. Ia menatap langit kamar dalam diam, tapi isi kepalanya terasa begitu penuh. Nania memejamkan mata sejenak kemudian menoleh pada Leon yang terlelap di sampingnya. Ia lalu kembali menatap atas dengan tangan meremas selimut yang menutupi hingga hidung. Rasanya masih tak percaya dirinya dengan suka rela menyerahkan tubuhnya bahkan menikmati setiap sentuhan Leon. Tiba-tiba wajahnya memanas membuatnya menarik selimut ke atas hingga menutupi seluruh kepala. Matanya terpejam rapat-rapat teringat apa yang dilakukannya dan Leon di kamar mandi sebelumnya dan membuat jantungnya seakan jatuh setiap detiknya. Nania membuka mata perlahan kemudian setengah menunduk membuatnya melihat tubuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN