28. Percaya Padaku

1302 Kata

“Hamil?!” Kai kaget dengan berita yang disampaikan Doni. Tidak seharusnya dia kaget, karena Emma memang wanita bersuami. Tapi mengingat keadaan rumah tangganya yang sedang tidak baik, pasti Emma juga tidak nyaman dengan kehamilannya. “Iya, dia kayaknya hamil. Soalnya badannya lemes dan dia juga agak mual tadi pagi,” jawab Doni dengan senyum senang, meski semua belum pasti. “Wah, pasti seneng ya. Udah lama juga kan ya Emma nunggu kehamilannya.” Kai ikut tersenyum meski dipaksakan. “Iya. Tapi belum pasti sih. Belum cek soalnya.” “Kalo beneran positif, pasti bakalan seneng banget ya Mas, Don. Hadiah ulang taun terbaik.” “Oh iya, ngomong-ngomong soal ulang tahun. Acara ntar malam batal dulu ya. Emma lagi gak enak badan. Gak enak juga kalo dipaksakan kan?” “Iya, Mas. Gak papa kok. Sant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN