Kai bangun lebih pagi hari ini. Dia langsung mengintip CCTV-nya untuk melihat rumah Emma. Sejak semalam tampaknya rumah itu tenang bahkan penghuninya tidak ada yang keluar. Kai mengambil ponselnya. Dia mengecek apa ada pesan chat dari Emma. Ternyata tidak ada juga. Kai melepas napas berat. Dia menyugar rambutnya lalu membuka gorden kamarnya. “Emma kenapa ya? Dia baik-baik aja kan?” ucap Kai yang masih penasaran dengan keadaan Emma. Kai mencoba tenang. Setidaknya di sana ada Doni yang menjaganya. Kai ke ruang makan. Dia mencari sereal untuk sarapan, karena perutnya pagi ini terasa sangat lapar. “Oh ya, Rian. Aku tanya dia aja lah. Ngandelin Adam kelamaan,” ucap Kai yang kini akan mengandalkan asistennya saja, kepalang posisinya sudah diketahui Rian. Kai masuk ke dalam kamarnya. Dia m

