Devan terkejut mendengarnya. Dia tak tahu bahwa hidup Jihan juga sesulit itu. Jihan tersenyum saat mengatakannya. Nyatanya, gadis ini tumbuh sangat baik tanpa asuhan orangtua. "Itulah kenapa aku bilang, aku tau rasanya jadi dr. Arka. Hidup tanpa kasih sayang orangtua itu terasa sulit. Dan saat satu-satunya saudara yang kamu miliki justru nyakitin kamu, itu terasa lebih menyakitkan, Dev." Jihan mencoba untuk menyadarkan Devan jika hubungan persaudaraan mereka terus dipertaruhkan jika Devan tetap saja melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Arka. "Kalau gitu, gue akan lepasin keduanya, biar Arka yang nentuin pilihan." "Kenapa gitu?" heran Jihan. Devan mencoba untuk mencairkan suasana. Dia tersenyum pada Jihan. "Karena gue ini kakaknya. Bukannya Jimmy juga ngelakuin segalanya buat lo?

