"Markus, belajar yang rajin ya, Sayang? Biar Markus jadi anak pintar dan membanggakan Mama." Setelah mobil Dewa berhenti, Cava pun membuka pintu mobil dan membantu puteranya turun dari mobil, mengusap lembut rambut puteranya sambil memberikan pesan untuk hari pertama puteranya bersekolah di sekolah baru ini. Sedangkan Dewa pun langsung ikut keluar dari mobil untuk berbicara dengan puteranya sebentar. "Pasti, Mama. Markus ingin Mama senang dengan lihat Markus jadi anak pintar." "Anak baik, ayo masuk ke sekolah, keburu telat." "Oke, Mama. Mama nanti jemput Markus kan?" "Iya, nanti Markus tunggu Mama di dekat pos satpam ya?" "Baik, Mama." Markus pun akhirnya masuk ke sekolahnya dan melambaikan tangannya pada Cava yang juga membalas melambaikan tangan, mama dan anak itu saling melempar