BAB 59

1467 Kata

Sedangkan Dimas saat ini sama seperti Fani yang menjadi tempat curhat. Dimas mendengarkan keluh kesah Arga, mereka sedang menikmati kopi di pagi hari. Arga membutuhkan kopi untuk menyadarkan kepalanya, ia sangat kurang tidur. “Lo emang yakin ga punya salah apa-apa sama Marsya?” “Yakin bangetlah gue ga ada ngelakuin apa-apa. Kita terakhir baik-baik aja nggak ada masalah. Tiba-tiba aja Marsya ambil jadwal yang padat kayak gitu. Gue kira dia Cuma mau menata kariernya aja sejenak tapi makin kesini gue ngerasa udah berlebihan dan nggak bener lagi. Keisya udah nanyain ke gue Bundanya kemana, kenapa nggak ada waktu buat dia. Keisya butuh Marsya Dim, dan Marsya nggak melakukan tugasnya lagi sebagai Bunda Keisya. Marsya mengabaikan Keisya dengan alasan kerja sampai puncaknya ya Lo tahu Keisya har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN