Sean tak pernah gagal dalam menaklukkan wanita mana pun, tapi mengapa ia begitu kesulitan menaklukkan Nara. Dalam dunia percintaannya, Sean tak pernah mengalami penolakan, justru ia yang akan memberikan penolakan, dan Nara? Satu-satunya wanita yang selalu memberinya penolakan sampai berkali-kali. Mungkin juga sekarang, setelah pernyataan suka yang Sean lontarkan. Nyatanya tak berhasil membuat Nara baper sama sekali, atau merasa sedikit saja ada percikan ketertarikan. Yang ada makin ke sini Sean malah seperti terperangkap oleh permainannya sendiri, mungkin jika dibiarkan justru dirinya sendiri yang akan jatuh cinta lebih dulu pada Nara. Sean tentu menentang hal itu, walau ia juga tak munafik kalau Nara memang memiliki daya tarik tersendiri. Jika Sean memandang semua wanita yang terang-ter

