Sampai pagi sikap Bagas masih dingin padanya, semalam dia pikir masalahnya sudah selesai setelah pembahasan selesai tapi nyatanya tidak. Biasanya setiap pagi dia akan menemaninya jalan-jalan dan olahraga ringan, pagi ini dia banyak diam dan tak banyak melakukan banyak hal. Pagi ini Kalinda sudah menyerahkan semua pekerjaan dapur kepada bi Narmi karena tubuhnya terasa sangat lelah karena terlalu lama olahraga. Bisanya Bagas akan mengomel ketika dia sampai lupa waktu ketika olahraga tapi pagi ini dia sama sekali tidak ada respon. Kalinda menjadi sangat serba salah, dia ingin menyapa tapi takut Bagas malah semakin kesal. "Bibi sudah selesai masaknya?" Kalinda masuk ke dapur untuk membuatkan kopi untuk suaminya. "Sudah selesai tinggal bawa keluar, nyonya butuh bantuan apa?" "Enggak b