"Kei, sayang tidak sama Mama?" "Sayang." "Sama dedek bayi di perut Mama?" Keila sontak langsung terdiam, sampai sekarang dia masih sinis jika ada yang menyinggung soal bayi yang ada dinkandungan Kalinda. "Dedeknya aja bilang ke Mama katanya sayang banget sama Kakak Kei." Keila sontak mendongak dan menatap Kalinda dan perutnya bergantian. "Gimana bilangnya emangnya sudah bisa bicara?" "Bisa kalau sama Mama, kemarin bisikin Mama katanya sedih kakak Kei nggak mau ajak ngobrol dedek." "Beneran?" "Coba sini, nanti dedeknya nendang-nendang perut Mama." Kalinda mengarahkan tangan Keila di atas perutnya dan menggerakkan secara perlahan. "Ajak bicara Kei." "Gimana, Kei nggak bisa." Kalinda terkekeh dan mulai mengajak ngobrol janinnya yang sebenarnya hanya bisa meresponnya lewa