"Langit nggak diajak, Mas?" "Dia besok sekolah, Dek." Kenapa panggilannya jadi begitu, ya? Pikir Rana. Kok nggak balik ke sebutan semula, sih? Agak gimana gitu dia mendengarnya. Mau disikapi 'ah ya udahlah terserah aja', tapi risi. Makanya, Rana bilang, "Kalo Mas nyebut aku 'Dek' kayak gitu lagi, aku sebut 'Om' aja mau? Atau 'Bapak' lagi kayak semula." "Kok gitu?" "Gak suka aku dengernya." "Yah ... emangnya apa sih yang kamu suka dari saya?" gumam Alam, tersakiti. Oh, dia jadi dangdut sekali. Persetan! Kembali ke topik, yang tak Rana pedulikan gumaman Alam tadi. Dia bahas perjalanan mereka sore ini. "Emangnya mau nginap?" Dan Rana kesampingkan dulu soal nama panggilan, ada hal yang lebih penting dari itu. "Nggak, tapi kan podcast dimulainya saja malam, apalagi selesainya nanti,