28. Menumpahkan Rindu

1015 Kata

Kayla masih terdiam. Dia bingung harus menjawab apa. "Pergilah, Vian." Merasa tak mendapat jawaban pasti, Zavian bukannya pergi, pria itu langsung berjalan cepat ke arah Kayla dan mencium istrinya itu. Awalnya Kayla menolak, dia berusaha mendorong Zavian. Tapi suaminya itu malah merengkuh pinggang Kayla dan semakin merapatkan diri. Kayla tak lagi menolak. Ia turut larut dalam ciuman itu, menumpahkan rasa rindu untuk Zavian. Cukup lama bibir keduanya bertautan, sampai akhirnya terlepas karena butuh mengambil napas. "Aku tahu kamu juga merindukan aku, Kay," ujar Zavian pelan. Pria itu hendak mencium Kayla lagi, namun kali ini istrinya menghindar. "Cukup, Zavian." Kayla mengelak dan mundur satu langkah. Rasanya dia ingin menghilang detik ini juga karena merasa malu. "Aku butuh waktu berpi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN