Zavian merasa bersalah pada ibunya. Kayla pun memahami perasaan itu. "Ibumu tidak akan membencimu, Vian. Tidak ada seorang ibu yang membenci anaknya sendiri. Keputusannya agar kamu ikut dengan ayahmu pasti untuk kebaikanmu, meski berat juga untuk ibumu. Jadi lebih cepat menemui beliau maka lebih baik, ibumu pasti akan senang kamu datang." Saat Zavian dan Kayla menikah, ibunya Zavian tidak bisa hadir. Beliau mengabarkan bahwa sedang sakit, Zavian hanya menghubunginya lewat video call itu pun tanpa sepengetahuan Kayla. Dia tidak mau Kayla tahu kalau yang hadir di pernikahannya adalah ibu tirinya, yaitu ibu Vano. Jadi Kayla sama sekali belum pernah menyapa ibu kandung Zavian. "Benarkah seperti itu?" tanya Zavian, yang langsung diiyakan oleh Kayla. "Tentu saja, Zavian. Cepat tentukan harin

