18. Merasa Bersalah

1006 Kata

Kayla lagi-lagi dibuat terkejut dengan sahutan Zavian. "Apa maksudmu?" "Aku bertemu Ariana siang ini. Dia malah tidak tahu kalau kakimu terkilir dan sempat dirawat di rumah sakit. Sebenarnya kamu menelepon siapa malam itu? Atau mungkin kamu bicara langsung dengan seseorang tanpa aku ketahui?" Tatapan Zavian kini begitu dingin pada Kayla, penuh curiga. Kayla rasanya ingin menghilang detik itu juga. Dia sudah ketahuan berbohong. Dia takut Zavian marah padanya jika menjawab jujur, tapi kebohongan Kayla pun sudah membuat suaminya itu marah. "Kenapa kamu diam saja, Kay?" Zavian membuat Kayla tersentak dalam lamunannya. "Aku ... aku ...." Kayla bingung. Haruskah dia jujur jika Vano masuk ke kamar rawatnya malam itu? "Jawab aku dengan jujur, Kayla. Dengan siapa kamu bicara?" selidik Zavian.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN