19. Sudah Ada di Hati

1000 Kata

Sebisa mungkin Kayla menahan Zavian agar tidak menemui Vano. Dia tidak mau terjadi pertengkaran lagi di antara dua pria itu gara-gara dirinya. "Aku mau membuat perhitungan," jawab Zavian. "Jangan halangi aku, Kay." "Jangan, Vian!" larang Kayla. Dia tidak mau dua saudara tiri itu kembali beradu tinju. "Jangan pergi," lanjutnya memohon. "Sudah ku bilang jangan halangi aku, Kayla." Zavian tetap bersikeras hendak pergi, namun Kayla memeluknya dari belakang. "Aku mohon. Biarkan saja untuk kali ini. Kalau dia menggangguku lagi, aku pastikan langsung mengadukannya padamu. Dan terserah kamu mau apakan Vano." Sebenarnya Kayla takut membuat janji seperti itu, tapi rasanya tidak ada cara lain untuk mencegah Zavian agar tidak pergi menemui Vano. "Please," rengek Kayla. "Tetap di sini bersamaku."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN