"Mungkinkah itu seseorang yang membuat suara dari dua logam berat...?" "Benar," kata Ares. Dia kemudian menatap Riani. "Ada satu kesalahan dalam asumsimu. Aku nggak membiarkan Resti bebas dari ruang bawah tanah, tapi orang itu yang membantu Resti bebas." "Resti pincang, pasti butuh orang lain untuk membantunya keluar dari sana," kata Steve. Ares, "Benar." "Lalu kenapa kamu malah meletakkan kembali kursi ke tempatnya? Bukankah itu sama saja dengan membantu Resti kabur?" protes Riani, tidak ingin asumsinya dianggap salah. "Itu untuk menguji kalian," kata Ares. "Aku sempat berencana bekerja sama denganmu, Steve. Terutama karena pendengaran tajammu itu. Tapi aku tidak ingin rekan yang bodoh, makanya aku mengujimu, apakah bisa menebak pelaku lainnya berdasarkan tata letak TKP dan gambar ul

