Eps. 64 Kembali Ke Awal

1302 Kata

Sampai sore hari, Rainer masih uring-uringan dan sangat sensitif di kantor. Padahal, Beni hanya meminjam stabilo kuning dari meja Rainer untuk menandai bagian penting di laporannya. “Pakai punya kamu sendiri!” sentak Rainer dengan nada kasar. Beni mengembalikan stabilo itu dengan cepat. “Ya sudah, santai dong.” Lalu ia bertanya penasaran, “Ada apa sih dengan kamu sebenarnya, Rain? Apa kamu ditolak seorang wanita?” Rainer semakin memperlihatkan wajah muramnya, seolah kepalanya bertanduk seperti iblis yang siap menyambar. Beni yang melihat reaksi itu memilih tak bertanya lagi, lalu duduk dengan tenang sambil menyetel lagu favoritnya dan berdendang pelan. Beberapa saat kemudian, Rainer yang tadi marah-marah dan tegang kini sudah sedikit tenang. Tiba-tiba, ia bertanya dengan suara rendah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN