Eps. 55 Sama Malu

1321 Kata

Wajah Rainer masih pucat dan tubuhnya berkeringat dingin. Ia buru-buru pergi dari depan kamar mandi sebelum Karan membuka pintu sepenuhnya, takut terjadi salah paham atau tatapan yang memalukan. Begitu sampai di kamarnya, Rainer langsung mengambil sebotol air mineral dingin dari meja dan meneguknya habis dalam sekali tenggak. Tapi panas di tubuhnya tak kunjung reda. Malah, bayangan tubuh Karan, da-da yang lembut, lipatan paha yang halus, serta bra dan celana dalam yang baru saja ia sentuh, kembali membayangi pikirannya. Ditambah lagi ingatan akan mimpi basahnya beberapa waktu lalu, membuat seluruh tubuhnya meremang. Dan yang paling membuatnya panik, miliknya di bawah sana mulai menegang dengan keras, menuntut perhatian yang tak seharusnya ia berikan. “Astaga! Apa yang terjadi denganku?

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN