Tubuh Gianna menegang tanpa bisa dikendalikan ketika mobil hampir tiba di tempat tujuan. Nafasnya mulai berat, seolah ruangan di dalam mobil tiba-tiba mengecil menekannya dari segala arah. Jason melirik sekilas dan melihat perubahan itu. “Kamu nggak punya social panic, kan?” tanyanya datar, menyebut istilah untuk orang yang gugup berlebihan saat harus bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang. Gianna cepat menggeleng. “Ti-tidak…” “Aku sudah memanggil konsultan etiket tadi. Aku harap itu berguna ketika kita berada di acara,” ucap Jason, nada suaranya tetap dingin namun tegas, seperti seseorang yang sudah terbiasa mengatur dan menuntut. Gianna tercekat, lalu memberanikan diri bertanya, “Apa yang harus aku lakukan nanti? Ketika berkumpul dengan para tamu… maksudku, apa yang harus aku k

