BAB 17 - Makan kamu!

1475 Kata

Sabda belum menjawab dengan permintaan Tanisha, menginap di rumah Farid dan hanya berduaan dengan anaknya? Apa dia akan tetap aman? Atau justru sebaliknya. Sabda terus menggelengkan kepalanya memikirkan yang tidak-tidak. Berdua dengan anak gadis, apalagi mereka sudah berciuman, di tambah tadi Sabda melihat Tanisha menonton film bok-ep dan dia pun sempat melihat adegan panas itu, bohong jika Sabda tidak menginginkannya. Mereka kini sedang berada di atas meja makan, dengan pesanan yang Tanisha minta tadi. Tidak ada obrolan atau semacamnya, mereka fokus pada makanan yang ada di depan mata mereka. Tapi tidak dengan Sabda, dia terlihat tidak nafsu makan. Sesekali Tanisha melihat ke arah Sabda, keningnya mengernyit menatap Sabda yang sejak tadi hanya membolak-balikkan satenya pada bumbu. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN