DUAK! "Awh...!! Tanisha mengaduh kesakitan saat keningnya terkena dasboard. Tin... Tin... Tin... "Woi jangan berhenti sembarangan! Dikira ini jalan nenek moyang lo!" umpat pengendara lain, karena Sabda berhenti mendadak. Sabda yang menurunkan jendela mobilnya pun meminta maaf. "Maaf pak maaf!" pinta Sabda dengan rasa bersalah. Pria itu langsung meminggirkan mobilnya dan berhenti. Ia langsung menatap Tanisha yang sedang memegang keningnya. "Cha sakit Cha?" tanya Sabda sambil melihat keningnya. "Pake nanya, menurut om? Noh sampe merah jidat Icha gara-gara om berhenti mendadak. Gimana kalau kita di tabrak dari belakang!" oceh Icha menggebu-gebu. "Maaf-maaf, sini om obatin jidat kamunya." Sabda mengeluarkan kotak obat dari dasboard. Ia mengambil salep pereda nyeri dan agar tidak beng

