Fifty One

1094 Kata

Melsa baru keluar dari kamar mandi, lalu menghampiri Alex untuk membicarakan sesuatu. Pria itu mengulurkan tangannya dan menarik Melsa untuk duduk di pangkuannya. “Lex, kamu kan lagi sakit.” “Sakit bukan berarti lemah, sayang. Masa gendong kamu sambil duduk gini aja aku ngga bisa?” Melsa tertawa kecil, lalu ia mengecup pelipis Alex. “Aku kangen sama kamu.” “Aku keluar Cuma sebentar.” Alex sibuk menciumi leher Melsa hingga lupa untuk berbicara. Semakin lama, ciumannya turun ke bahu hingga tangannya menurunkan blouse yang wanita itu kenakan. “Inget, luka kamu belum kering.” “Kamu berisik, ah.” Alex mengabaikan peringatan Melsa dan melanjutkan aktifitasnya mengagumi bagian tubuh wanita itu yang paling ia sukai. “Untung kita belum punya anak, jadi aku masih bisa milikin kamu sepenuhnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN