Bab 42. Mantan Meresahkan

1753 Kata

Shaka mendengus malas begitu para tamu itu masuk. Ia yang tadinya duduk di sofa sendirian ikut menyusul Kala agar tak ada celah lain untuk berdampingan dengan manusia lain. Sikapnya itu membuat Kala meliriknya tajam namun ia langsung memberikan gestur untuk melihat tamu yang datang. “Mantan elu?” Kala mendesis pelan begitu sadar apa yang membuat Shaka sebal. “Tauk, males gua. Mau cabut aja,” tukas Shaka begitu enggan rasanya di tempat itu sekarang. Padahal sebenarnya ia masih ingin menghabiskan waktu dengan Xabiru dan Kala. Begitu banyak kesibukan membuat mereka susah meluangkan waktu, sekalinya kumpul malah dirusak manusia yang tidak jelas. Siapa lagi kalau bukan Berlin, wanita itu datang bersama Nuel seolah sangat akrab. Bahkan Berlin sok-sokan ingin menggendong anak Xabiru yang ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN