Selamat membaca Ajeng sudah keluar dari rumah sakit sekitar tiga hari yang lalu. Prabu dan Lintang juga sudah kembali ke kota Yogyakarta setelah kondisi Ajeng pulih. Tapi sebelum Prabu pulang, Ajeng sudah menceritakan kepadanya tentang kesepakatan yang sudah ia buat bersama Sultan. Jika ia akan bercerai setelah ia melahirkan. Prabu menerima apapun itu keputusan Ajeng. Karena ia sudah tidak ingin lagi mencampuri urusan rumah tangga cucunya yang rumit. Jam menunjukkan pukul 06.15. Setelah selesai bersiap-siap, Sultan segera keluar dari kamarnya dan menghampiri Ajeng yang sedang berada di ruang makan. "Pagi," sapa Sultan dengan wajah sumringah. Ajeng menoleh ke arah Sultan yang sudah rapi dengan setelan kemeja kerjanya. "Tumben jam segini udah siap?" "Aku ada meeting soalnya." "Udah