*P.O.V Elin* Aku benar-benar menyerah kali ini. Mas Rendra, Bunda, bahkan ayah pun tidak ada yang mau mendengarkan penjelasanku. Iya, aku memang salah, tak seharusnya aku mengizinkan Athar untuk mengantar aku pulang ke rumah. Aku memang saat itu satu mobil dengan Athar, tapi ada Sari dan Aulia juga di dalam. Sedangkan Shifa membawakan mobilku, dan dia jaraknya cukup jauh dari mobil Athar. Aku tidak tahu persis kejadiaannya, karena saat itu aku sedang pusing sekali. Kapalaku sakit dan pusing, tubuhku lemas, tidak karuan sekali rasanya. Aku sadar kalau Athar yang memapah aku masuk ke dalam rumah. Tapi, setelah sampai di ruang tengah Mbak Siti langsung menyambutku, dan dia yang memapahku sampai kamar bersama Aulia dan Sari. Setelah itu, Sari dan Aulia pamit untuk pulang. Aku tidak menghirau