"I-itu nggak mungkin Dok, hanya karena sebuah genetik saja ada seseorang yang mirip. Bagaimana dengan opini yang pernah menyebutkan bila seseorang di dunia ini mempunyai tujuh kembaran, seseorang yang wajahnya mirip meski tidak ada kaitan gen?" bantah Daffin. Hatinya terkoyak dengan perkataan Rima yang tidak mendukung pendapatnya. Dia berharap sekali datang kemari mendapatkan ketenangan juga jawaban untuk sebuah hal yang dadanya terasa sesak. "Mana ada hal seperti itu Dok, bagaimana penjelasannya secara medis? Secara teoretis?" Daffin bungkam mendengar jawaban itu. Sekali lagi, dia merasa terpojokkan di sini. Mungkin dia salah curhat pada seorang dokter karena apa saja harus berdasarkan dengan teori. Beda cerita bila dia cerita dengan orang non medis, mungkin akan mengerti pemikiranny

