50. Garis Takdir

1201 Kata

Hansel menatap pada ponselnya berulang kali. Ini sudah jam sepuluh malam. Tapi Amel belum ada mengirim pesan padanya. Kemana wanita itu? Jangan sampai Amel bersenang-senang lalu dirinya menunggu wanita itu mengirim pesan padanya. Hansel tidak akan pernah membiarkan Amel tidak tahu diri dimana posisinya sekarang. “Kau kenapa?” Mata Hansel menatap pada Marko yang bertanya sambil memakan makanannya. Lelaki itu, ntah apa tujuannya kemari. Setelah menelepon Hansel dan menanyakan dimana Hansel. Hansel menjawab di rumah orang tuanya. Hanya butuh waktu sepuluh menit. Marko datang kemari dan membawa si kembar Jenan dan Jovan. Reinand juga menyusul beberapa menit kemudian. Kini mereka berlima ada di halaman belakang rumah orang tua Hansel. Setelah kepergian Amel ke rumah orang tua wanita itu t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN