Pagi itu, setelah sarapan bersama kedua orang tuanya, Raditya berinisiatif untuk mengantar sang ibu menuju kantor. Karena sudah memutuskan tinggal serumah, Raditya pikir tidak ada salahnya menyenangkan sang ibu dengan sesekali mengantarkannya pergi bekerja. Kebiasaan ini dulunya sering ia lakukan. Tapi, semenjak patah hati dan memutuskan untuk pindah ke luar negeri, ia sudah jarang bahkan tidak pernah lagi mengajak atau menghabiskan waktu bersama ibunya itu. "Ini Mama pulangnya mau aku jemput sekalian? Atau sama Papa aja?" tanya Raditya saat Range Rover hitam yang di kendarainya sudah berhenti tepat di pelataran gedung perkantoran sang ibu. "Nggak usah aja. Siang ini Mama ada pertemuan di luar. Nanti pulangnya sama supir aja. Kamu hari ini ada kegiatan apa? Kita makan malam bareng seper